GEBYAR BANGKA BARAT MEMBACA TAHUN 2018: MOMENTUM TUMBUHKAN MOTIVASI MEMBACA GENERASI MUDA

Mentok, 7 November 2018 - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangka Barat kembali melaksanakan Gebyar Bangka Barat Membaca tahun 2018. Gebyar yang Bertempat di Gedung Graha Aparatur Bangka Barat ini berlangsung meriah dan diramaikan dengan beberapa stand pameran dari beberapa perpustakaan sekolah dan desa serta komunitas di Bangka Barat serta pihak swasta. 
Dua hari sebelumnya Gebyar Membaca yang mengusung tema "Tularkan virus membaca melalui seni menuju Bangka Barat hebat tahun 2021" ini sudah diisi dengan berbagai lomba diantaranya lomba stand up comedy, lomba duta baca, dan lomba story telling. 
Gebyar yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah dan jajaran, Forkopimda, Kepala Bidang Layanan dan Koleksi Umum Perpustakaan Nasional, Ketua TP PKK dan jajaran, instansi vertikal, BUMD, pihak perbankan, Camat, Kepala Sekolah, guru dan siswa di Bangka Barat ini dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Markus, SH. 
Dalam sambutan Bupati Bangka Barat yang dibacakan oleh Wabup Markus, beliau menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang menyukseskan acara ini.  
"berbagai kegiatan sudah dan akan terus kita lakukan sebagai upaya menumbuhkembangkan budaya cinta membaca. Karena dengan membaca kita dapat memperluas wawasan dan pengetahuan", ujarnya. 
Gebyar Bangka Barat Membaca Tahun 2018 ini juga dijadikan sebagai momentum launching e-perpus oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. E-perpus merupakan inovasi baru dalam menyediakan layanan pustaka secara online yang berisi koleksi buku elektronik yang bisa diakses kapanpun dan dimanapun. 

Cornelia Agatha dan Ferry Curtis datang meriahkan Gebyar Bangka Barat Membaca Tahun 2018

Gebyar Membaca tahun ini kembali menghadirkan motivator budaya membaca dan musisi Indonesia untuk berbagi kisah, pengalaman dan trik untuk menumbuhkan motivasi membaca. Mereka adalah Cornelia Agatha dan Ferry Curtis. 
Cornelia Agatha yang dikenal dengan Sarah si Doel menyebutkan bahwa kegemarannya membaca tak lagi menjadi sekadar hobi, tapi sudah menjadi gaya hidupnya. 
"dimanapun saya selalu menyempatkan diri membaca. Terkadang saya pergi sendiri ke coffee shop membawa buku untuk hanya sekadar membaca", ceritanya.
"hobi membaca hendaknya ditanamkan sejak dini. Banyak cara untuk melakukannya, diantaranya adalah melalui story telling. Jadi jangan hanya memberikan buku kepada anak untuk dibaca, tapi mulailah dengan membacakan", lanjutnya. 
Lain Cornelia, lain juga dengan kang Ferry, begitu sapaan akrabnya. Kang Ferry adalah seorang musisi yang mengedukasi melalui lirik lagu ciptaannya. Salah satu liriknya berbunyi: "guru yang hebat senang membaca, murid yang pandai selalu membaca, pemimpin besar pasti membaca, bangsa yang mau bangsa pembaca".
"jadi, musik saya jadikan sebagai media edukasi. Saya menulis lirik sederhana untuk sesuatu yang bermakna. Terus membaca karena dengan membaca kita banyak tahu, sebaliknya kalo tidak membaca jadi sok tahu", selorohnya. 
Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada perpustakaan yang berhasil memenangkan lomba di berbagai event, baik tingkat provinsi kepulauan Bangka Belitung maupun tingkat nasional.

Sumber: 
Humas
Penulis: 
Wahyu
Fotografer: 
Humas
Bidang Informasi: 
Humas