Primary tabs

BANGKA BARAT TAMPILKAN TARI PERANG KETUPAT DAN TARI CAMPAK DI BALI

Karangasem_Bali, 22/6/19__Festival Pusaka Nusantara ke VII yang di ikuti sebanyak 25 peserta dari Kabupaten/Kota se-Indonesia yang di laksanakan di Kota Amlapura Kabupaten Karangasem (22/6), menampilkan seni budaya dari masing-masing dari Kabupaten/Kota.

Tidak ketinggalan pula delegasi dari Kabupaten Bangka Barat yang menampilkan seni tari konjat kanjit perang ketupat dan tari campak yang di tampilkan di depan seluruh Kepala Daerah dan masyarakat Bali khusunya masyarakat Karangasem yang hadir pada Fertival tersebut.

Menurut Kabid Kebudayaan Dinas Parbud Bangka Barat Haryo Bambang Suseno yang akrab dipanggil Seno ini mengatakan bahwa kedua tari yang di tampilkan dalam fetival pusaka nusantara ini merupakan tarian khas dari pulau bangka.

"Untuk tari konjat kanjit perang ketupat ini adalah tari kreasi yang menggabungkan gerak dasar tari kedidi dan tari serimbang. Tari kedidi adalah tari dengan unsur gerak silat kampung, sedangkan tari serimbang adalah tari penyambutan tamu agung, dan tari ini juga sebagai tari pembuka bagi tradisi perang ketupat.

Sedangkan tari campak merupakan tari tradisional yang biasa ditarikan berpasangan oleh muda-mudi yang menunjukkan keceriaan dalam pergaulan mereka. Tari campak juga memperlihatkan keluwesan, kegembiraan dan sikap keterbukaan, yang menjadikan tari ini lekat sebagai tari pergaulan hingga saat ini. Tambah Seno saat ditemui disela pagelaran seni.

Tari konjat kanjit perang ketupat dari Bangka Barat di tampilkan saat pawai festival pusaka nusantara, sedangkan penampilan tari campak ditampilkan pada malam pagelaran seni di taman budaya karangasem.

Sumber: 
Humas
Penulis: 
roe
Fotografer: 
roe
Bidang Informasi: 
Humas