Primary tabs

PEMKAB BANGKA BARAT LAKUKAN REMBUK STUNTING 2019

Mentok, 24 April 2019 - bertempat di Graha Aparatur, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Bappelitbangda laksanakan Rembuk Stunting. Dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah, Drs. H. Yunan Helmi, M. Si, acara juga dihadiri oleh tenaga ahli Kementerian Dalam Negeri RI, Kepala Bappelitbangda Provinsi, Kepala Dinkes Provinsi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi dan Kepala Desa yang mendapat prioritas intervensi stunting. 
Dalam sambutannya, Sekda Yunan menyebutkan bahwa rembuk stunting merupakan langkah yang harus dilakukan Pemda untuk memastikan terjadinya integrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama-sama lintas sektoral.
"Angka stunting di Bangka Barat sebesar 16,76%. Stunting harus dicegah sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang memengaruhi tingkat imunitas tubuh dan perkembangan otak anak. Perkembangan otak yang tidak maksimal pada akhirnya akan memengaruhi tingkat kecerdasan dan produktivitas anak nantinya", jelasnya. 
"Oleh karena itu, konfirmasi, sinkronisasi dan sinergi hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi stunting ini harus kita lakukan untuk memastikan pelaksanaan dan kesinambungannya", sambungnya.
Disebutkan oleh Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, peserta rembuk stunting 2019 ini terdiri dar kepala OPD, kepala desa yang  berjumlah 28 orang yang merupakan desa prioritas intervensi stunting, Kepala perwakilan kementerian Agama Bangka Barat, Unit Metalurgi PT Timah, Forum Sejiran Setason Sehat, dan Forum Anak Kabupaten Bangka Barat.

Sumber: 
Humas
Penulis: 
Humas
Fotografer: 
Aldo & Aam
Bidang Informasi: 
Humas